Halaman - 1

SIDANG II KOMISI IRIGASI

Kabupaten Purworejo Tahun 2025

SIDANG - I KOMISI IRIGASI

Kabupaten Purworejo Tahun 2025

SEKRETARIAT KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO

Kantor Dinas Pekerjaan Umum Dan Peanataan Ruang Kab. Purworejo Jalan Yogyakarta km. 5 Purworejo.

SIDANG-I KOMISI IRIGASI

KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026

SIDANG-II KOMISI IRIGASI

KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2024

Selasa, 20 Mei 2025

Pembinaan P3A Dharma Tirta “Subur Makmur” Kelurahan Kedungsari Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo






Purworejo, Mei 2024. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purworejo melalui Bidang Sumber Daya Air telah melakukan Pembinaan pada Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang bertempat di Kelurahan Kedungsari Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo. Acara ini dihadiri oleh Perwakilan dari Dinas PUPR Kab. Purworejo, Perwakilan Camat Purworejo, Lurah Kedungsari Kecamatan Purworejo dan beberapa pengurus dari P3A Kelurahan Kedungsari Kecamatan Purworejo. Adapun untuk Narasumber dalam acara ini yaitu anggota DPRD dari Komisi II Kabupaten Purworejo.

Perlu diketahui bahwa Kelurahan Kedungsari Kecamatan Purworejo memiliki P3A Dharma Tirta dengan nama “Subur Makmur”. Kelurahan Kedungsari Kecamatan Purworejo memiliki 3 (tiga) wilayah Daerah Irigasi kewenangan kabupaten yaitu Daerah Irigasi Kalisemo (15 Ha) ; Daerah Irigasi Tuk Gunting (62 Ha) dan Daerah Irigasi Gustingisor (16 Ha).

Dalam paparannya narasumber menjelaskan bahwa pentingnya peran P3A sebagai mitra pemerintah dalam mendukung progam ketahanan pangan yang menjadi progam nasional. Program ketahanan pangan adalah inisiatif yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan pangan bagi seluruh masyarakat. Program ketahanan pangan fokus pada peningkatan produksi pangan, baik melalui peningkatan produktivitas lahan, penggunaan teknologi modern, maupun pengembangan jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi daerah. Program ini juga berupaya menjaga stabilitas pasokan pangan, baik melalui penyediaan cadangan pangan strategis, pengembangan sistem irigasi, atau mitigasi dampak perubahan iklim.

Susunan pengurus P3A Dharma Tirta “Subur Makmur” Kelurahan Kedungsari Kecamatan Purworejo sebagai berikut:

Ketua : Titus Sutarman

Wakil Ketua : Jemino

Sekretaris : Riswanto

Bendahara : Siswanto

Pelaksana Teknis I : Sukirman

Pelaksana Teknis II : Wagino

Ketua Blok I (DI Kalisemo) : Maryanto dan Suyanto

Ketua Blok II (DI Gustingisor) : Sugeng Suprapto

Ketua Blok III (DI Tuk Gunting) : Untung

Masa Bhakti kepengurusan ini adalah dari tahun 2025 sampai dengan tahun 2030.

Semoga pembinaan P3A ini dapat meningkatkan pengetahuan petani tentang pengelolaan air irigasi, memperkuat kelembagaan P3A, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air. Pembinaan P3A ini juga menekankan pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan, sehingga menjaga keberlanjutan sumber daya air.

Data P3A dan GP3A Kabupaten Purworejo

 Data P3A dan GP3A Kabupaten Purworejo

Selasa, 13 Mei 2025

Pembinaan P3A dan GP3A Daerah Irigasi Kabupaten Purworejo

Daftar Pelaksanaan Pembinaan P3A dan GP3A 
Daerah Irigasi Kewenangan Kabupaten Beserta Surat Ketetapan Bupati


          - Pembinaan Tahun 2023

          - Pembinaan Tahun 2024

          - Pembinaan Tahun 2025


Selasa, 06 Mei 2025

Sidang I Komisi Irigasi Tahun 2025

 



Komisi Irigasi Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Sidang I Tahun 2025 pada hari ini Rabu, 30 April 2025 di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini difasilitasi melalui Sub Kegiatan Operasional Kelembagaan Pengelola Irigasi yang dikelola oleh DPUPR Kabupaten Purworejo pada Tahun Anggaran 2025.


Sidang ini dihadiri oleh anggota Komisi Irigasi dari unsur Pemerintah, antara lain BBWS Serayu Opak, Dinas PUPR, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Bapperida, Balai PSDA Probolo, Setda, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo. Dari unsur non-pemerintah, hadir perwakilan P3A, GP3A, IP3A, lembaga swadaya masyarakat, dan akademisi.

Dalam rangka mengidentifikasi permasalahan dan merumuskan strategi pengelolaan irigasi yang lebih baik, sidang ini menghadirkan sejumlah narasumber, yaitu:

1. Bapak Andi Arwik, S.T., M.Sc. – Kepala Bidang PJSA BBWS Serayu Opak dengan materi "Akselerasi Pembangunan Bendungan Bener dan Tata Kelola Infrastruktur Sungai: Solusi Bersama Hadapi Permasalahan Pembangunan, Tantangan Banjir dan Kerusakan Lahan."

2. Bapak Rohman, S.Sos. – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, menyampaikan "Komitmen Legislatif dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Bendungan Bener dan Penanganan Infrastruktur Irigasi untuk Kesejahteraan Pertanian Purworejo."

3. Bapak Alipman Syafi'ie, S.E. – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo, dengan topik "Penguatan Sinergi Pemerintah dan Legislatif dalam Mendukung Ketahanan Air dan Pengendalian Banjir di Kabupaten Purworejo."

4. Perwakilan BMKG Stasiun Klimatologi Semarang – dengan materi "Strategi Adaptasi Iklim untuk Keberhasilan Pertanian MT II dan MT III di Kabupaten Purworejo."

Hasil sidang Komisi Irigasi I Tahun 2025 merumuskan beberapa rekomendasi penting, antara lain:

1. Mendorong Pemerintah Pusat untuk percepatan penyelesaian pembangunan Bendungan Bener untuk mendukung program ketahanan pangan Kabupaten Purworejo.

2. Penguatan kapasitas kelembagaan P3A dan GP3A sebagai mitra pemerintah dalam pengelolaan irigasi.

3. Sosialisasi sempadan irigasi kepada masyarakat.

4. Perencanaan pemeliharaan dan rehabilitasi jaringan irigasi, diantaranya :

- Pembersihan sedimentasi hulu Bendung Boro yang mengganggu aliran air ke intake.

- Perbaikan tanggul Avour Ploro dari sistem DI Kedung Putri.

5. Penanganan permasalahan irigasi akibat kekeringan, banjir, dan bencana alam melalui pengaturan distribusi air, terutama di wilayah hilir, pengaturan alokasi air dari sistem Sungai Bogowonto (DI Boro dan Kedung Putri) dan pengaturan alokasi air untuk kolam perikanan seacara selektif.

6. Dorongan terhadap penerapan modernisasi irigasi dan pertanian.

Dengan adanya sidang ini, diharapkan Komisi Irigasi Kabupaten Purworejo dapat terus menjadi wadah koordinasi lintas sektor dan menjadi titik temu berbagai kepentingan dalam merumuskan kebijakan pengelolaan irigasi yang efektif dan berkelanjutan, demi mendukung program swasembada pangan nasional khususnya di Kabupaten Purworejo. (SDA)

Berita Acara Hasil Sidang DOWNLOAD