Halaman - 1

SIDANG II KOMISI IRIGASI

Kabupaten Purworejo Tahun 2025

SIDANG - I KOMISI IRIGASI

Kabupaten Purworejo Tahun 2025

SEKRETARIAT KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO

Kantor Dinas Pekerjaan Umum Dan Peanataan Ruang Kab. Purworejo Jalan Yogyakarta km. 5 Purworejo.

SIDANG-I KOMISI IRIGASI

KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026

SIDANG-II KOMISI IRIGASI

KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2024

Minggu, 26 Oktober 2025

SEMUT IRENG (Semangat Ikut Mengelola Irigasi Bareng-bareng)




Rabu, 03 September 2025 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Sumber Daya Air menyelenggarakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) “SEMUT IRENG (Semangat Ikut Mengelola Irigasi Bareng-bareng)”. Kegiatan ini digagas sebagai upaya pemberdayaan masyarakat petani dalam memelihara jaringan irigasi secara bersama-sama. Acara dibuka dengan sambutan oleh Sekretaris DPUPR Kabupaten Purworejo, Anggoro Tri Cahyono, ST., MT. Dalam arahannya, beliau menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kelestarian dan keberlanjutan jaringan irigasi. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga dukungan aktif dari petani sebagai pengguna langsung. Selanjutnya, Muhammad Ngadnan, ST. selaku Kepala Bidang Sumber Daya Air menyampaikan paparan mengenai latar belakang serta tujuan program inovasi ini. Ia menjelaskan bahwa SEMUT IRENG lahir dari permasalahan nyata di lapangan, seperti rendahnya kepedulian masyarakat terhadap pemeliharaan sarana prasarana irigasi, yang berdampak pada menurunnya produktivitas pertanian. Dengan adanya inovasi “SEMUT IRENG”, kondisi pengelolaan irigasi di Kabupaten Purworejo semakin baik. Hal ini karena petani kini dilibatkan langsung dalam kegiatan pemeliharaan jaringan irigasi primer dan sekunder secara gotong royong. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan keberlangsungan sistem irigasi tetap terjaga, produktivitas pertanian meningkat, serta kesejahteraan petani dapat lebih ditingkatkan

Selasa, 30 September 2025

Sidang-II Komisi Irigasi Kabupaten Purwirejo Tahun 2025

 

                      


Purworejo, 30 September 2025 – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Sumber Daya Air melaksanakan Sidang II Komisi Irigasi Tahun 2025, bertempat di Aula DPUPR Kabupaten Purworejo.

Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas DPUPR Kabupaten Purworejo, Anggoro Tri Cahyono, S.T., M.T., dan dilanjutkan dengan sambutan Bupati Purworejo yang diwakili oleh R. Prono Sumbogo, S.ST., Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo.

Dalam sambutannya, R. Prono Sumbogo menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi antarinstansi dalam menjaga keberlangsungan jaringan irigasi. Komisi Irigasi merupakan wadah musyawarah untuk menyatukan langkah dan menyelesaikan permasalahan bersama. Harapannya, dengan adanya kesepakatan ini, ketersediaan air dapat terjamin sehingga produktivitas pertanian di Purworejo tetap optimal.

Sementara itu, Sekretaris Dinas DPUPR, Anggoro Ari Cahyono, S.T., M.T., menyampaikan bahwa hasil sidang ini menjadi acuan penting bagi pengaturan pola tanam dan distribusi air di Kabupaten Purworejo. Kami berharap rekomendasi ini bisa dilaksanakan bersama dengan penuh komitmen, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para petani dan masyarakat luas.

REKOMENDASI HASIL SIDANG II KOMISI IRIGASI
  • Komir Kabupaten Purworejo menyepakati awal tanam bersama sesuai dengan Daerah Irigasi kewenangan masing-masing dengan jadwal terlampir pada Berita Acara ini;
  • Pembagian air pada Daerah Irigasi Boro dan Daerah Irigasi Kedung Putri untuk mengikuti kesepakatan yang telah ada;
  • Apabila di desa keterbatasan alsintan untuk dapat difasilitasi peminjaman alat di Brigadir Alsintan dimasing-masing BPP Kecamatan;
  • Pada Daerah Irigasi Penungkulan dan Daerah Irigasi Guntur untuk dapat dilakukan normalisasi secara berkala karena terjadi pendangkalan dan penumpukan sedimen oleh Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak;
  • Mendorong Revitalisasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Loning-Kragilan secara menyeluruh agar dapat dianggarkan kembali oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah;
  • Mendorong Revitalisasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Wadaslintang Timur secara menyeluruh agar dapat dianggarkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum;
  • Mendorong Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Jrakah secara menyeluruh agar dapat dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo;
  • Dalam pelaksanaan pekerjaan Inpres Nomor 2 Tahun 2025 di Kabupaten Purworejo agar tetap memperhatikan kebutuhan aliran air irigasi untuk mendukung MT-I tahun 2025/2026.

Melalui rekomendasi ini, diharapkan pengelolaan irigasi di Kabupaten Purworejo dapat semakin optimal, mendukung keberlangsungan pertanian, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat tani.


DOKUMENTASI SIDANG






Selasa, 12 Agustus 2025

Dirgahayu Republik Indonesia ke 80


 


Rabu, 06 Agustus 2025

Visi dan Misi Kabupaten Purworejo 2025

 



VISI

Purworejo Berdaya Saing, Sejahtera, Religius,

dan Inovatif (Purworejo Berseri)






MISI

1. Meningkatkan kualitas SDM yang kompeten, produktif, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta lingkungan masyarakat yang sehat, berbudaya, dan sejahtera.

2. Meningkatkan pemerataan aksesibilitas dan konektivitas infrastruktur wilayah.

3. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

4. Meningkatkan produktivitas dan inklusivitas ekonomi ekonomi melalui peran serta dan kontribusi pelaku ekonomi lokal.

5. Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang responsif dan inovatif berbasis teknologi informasi.


Penguatan Kapasitas Kelembagaan Pengelola Irigasi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) “Tirto Kembar” Desa Banyuasin Separe Kecamatan Loano

 


Purworejo, 06 Agustus 2025. Bertempat di Balai Desa Bayuasin Separe Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) melakukan Kegiatan Penguatan Kapasitas Kelembagaan Pengelola Irigasi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Desa Tepansari Kecamatan Loano. Acara ini termasuk dalam Sub Kegiatan Penguatan Kapasitas Kelembagaan Pengelola Irigasi Kewenangan Kabupaten/Kota dalam hal ini adalah P3A dan GP3A untuk Tahun Anggaran 2025. Desa Bayuasin Separe Kecamatan Loano memiliki P3A Dharma Tirta yang bernama “Tirta Kembar” dimana para petaninya mendapatkan air dari Daerah Irigasi Separe yang memiliki luas areal 53 Ha.

Acara ini dihadiri oleh Perwakilan Camat Loano, Kepala Desa Bayuasin Separe, Kecamatan Loano, PPL Kecamatan Loano dan Perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purworejo. Sebagai narasumber utama dalam pembinaan adalah anggota dari Komisi 2 DPRD Kabupaten Purworejo.

Acara dimulai dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan sambutan-sambutan. Sambutan pertama oleh Desa Bayuasin Separe Kecamatan Loano, sambutan kedua oleh perwakilan Camat Loano, selanjutnya sambutan dari Dinas PUPR. Sedangkan acara inti yaitu pemaparan narasumber anggota DPRD Kabupaten Purworejo dalam hal ini perwakilan dari Komisi 2.  

Dalam pemaparan oleh anggota dewan Kabupaten Purworejo menyampaikan bahwa Lembaga P3A sangat penting dalam menuju ketahanan pangan daerah sehingga pengurus P3A harus aktif demi meningkatkan sector pertanian. Selain itu melalui forum ini diharapkan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan permasalahan sehingga dapat ditindaklanjuti oleh dinas terkait.

Adapun susunan kepengurusan P3A “Tirto Lancar” Desa Tepansari Kecamatan Loano sebagai beerikut:

  • Ketua                       : Yuliyanto
  • Wakil Ketua              : Mundaki
  • Sekretaris                  : Humam Syarif
  • Bendahara                 : Chamid
  • Pelaksana Teknis      : Yuhdi
  • Ketua Blok 1             : Tukimin
  • Ketua Blok 2             : Poniran
  • Ketua Blok 3             : Tukiman
  • Ketua Blok 4             : Bejo Amat Abas

Acara selanjutnya adalah sesi diskusi. Dalam sesi ini beberapa warga mengharapkan peningkatan kesejahteraan petani Desa Bayuasin Separe Kecamatan Loano lewat bantuan-bantuan dari Pemerintah yang fokus dalam bidang irigasi dan pertanian terutama dalam perbaikan saluran irigasi. Perlu diketahui juga bahwa di tahun 2025 ini Desa Banyuasin Kecamatan Loano mendapatkan bantuan konstruksi berupa Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Separe (53 Ha).  

Sebelum acara selesai, dilakukan kesepakatan bersama pengurus baru P3A yang ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Pengurus P3A, penyerahan buku administrasi P3A seperti buku tamu, buku keuangan, buku notulensi rapat, dan buku pencatatan surat masuk.

Acara selesai ditutup dan diakhiri dengan Do’a.

Dokumentasi Kegiatan: